Dunia Fantasi – Ancol

Dunia Fantasi aka Dufan adalah tempat incaranku kalau maen ke Jakarta. Setelah belasan tahun menanti, sejak bapak dinas di Jakarta, sejak tahun 90an, sempet sudah sampai 1 kilometer mendekati pintu masuk Dufan, tapi antrinya naudzubillah, balik kanan trus pulang.

Dan akhernya kemaren waktu nikahan adek di Jakarta, sempet lah saya maen ke Dufan :D. Soooo norak sekali. Sama pak Gandi, supir bapak, kita dianter ke halte PGC yang paling deket dari Halim. Cukup sekali naek sodara-sodara, 1 kali busway saja harga 3500 saja, kita sudah bisa sampai ke Dufan! Keajaiban! Ga pake bonus macet. Karena supir buswaynya top gilak.

Entry Card seharga 150K

Untungnya lagi ya berangkatnya ngga jadi pagi buta, karena gatenya dibuka jam 11 -.-‘ Loket tiketnya pun baru dibuka jam 10. Hmmm.. Mo ke Ancolnya dulu sudah males dah. Tiket masuk Dufan sekarang 150.000 saat weekend dan hari libur. Weekdaynya 120.000. Kemarin hari Kartini, tiket masuk dufan jadi 60.000 lhooo, mungkin khusus untuk perempuan, berkebaya, bersanggul, dan sandal jinjit.

Sebelum masuk, sambil nunggu jam 11 pengunjung dihibur dengan country music band. Strategi yang pas, karena konter-konter makanan diserbu pengunjung lebih dulu. Dapatkan penawaran istimewa, Starbucks cukup 10K saja dengan menunjukkan entry card. Dan tentu saja, bisa foto-foto sama si Dufi.

Dufi dan Duwi

Perjalanan kami berempat dimulai di Istana Boneka, eh atau Rumah Boneka (?) karena itu yang diminta sama si Nia. Lepas itu salah milih strategi, naek Poci-poci yang masih sepi. Mulai mabok. Habis itu naik Niagara-gara. Salah strategi lagi, karena ini biarpun mainannya tampak sederhana, bikin pengen lumpat aja dari perahu kayunya. And then kami nonton Tornado. Ngga berani naek. Hysteria? Nooo lewat. Rumah Miring. Rumah Iseng. Pokoknya yang statis-statis aja deh.

Mo nonton Journey to the Center of The Earth, lewat. Tu antrian beras kalah panjangnya deh. Ke StarWars. wohooo scoreku paling tinggi di space shipku! Dan kesalahanku yang bener-bener fatal adalah naek Ontang Anting! Sebenernya sih ngga phobia tinggi, asal pegangannya bener-bener aman. Ini cuman modal kursi dan diputer setinggi gitu, kabelnya setipis itu.. Aku kan belum nulis surat wasiat!!!!

Dan ini, foto ini, kira-kira pas naek apa hayo?

The Scary Tornado

Hilarious.

Salut sama yang brani naek ini dan Hysteria. Aku cukup naek AeroTest aja saat di Batu Night Spectaculer. Sebenernya sih pengen naek Roller Coaster, tapi antriannya panas. Juga rasanya aku kehilangan separuh keberanianku kalo sendirian tanpa si Hun hun 😐

Oleh-oleh dari Dufan? Mabok. Titik.

Advertisements

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: